Mengenal Kabupaten Belitung

Mengenal Kabupaten Belitung

 

Kabupaten Belitung adalah salah satu kabupaten di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Kabupaten ini memiliki luas 2.293,69 Km² dan berpenduduk 155.965 jiwa.Secara geografis Kabupaten Belitung terletak antara 107°08' BT sampai 107°58' BT dan 02°30' LS sampai 03°15' LS dengan luas seluruhnya 229.369 ha atau kurang lebih 2.293,69 km². Kabupaten Belitung merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 98 buah pulau besar dan kecil.

 

Kabupaten Belitung mempunyai iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan bulanan pada tahun 2006 antara 3,3 mm sampai 691,6 mm dengan jumlah hari hujan antara 1 hari sampai 30 hari setiap bulannya. Kondisi topografi Pulau Belitung pada umumnya bergelombang dan berbukit-bukit telah membentuk pola aliran sungai di daerah ini menjadi pola sentrifugal, di mana sungai-sungai yang ada berhulu di daerah pegunungan dan mengalir ke daerah pantai.Sedangkan daerah aliran sungai mempunyai pola aliran sungainya berbentuk seperti pohon.

Kabupaten Belitung terdiri dari beberapa kecamatan antara lain

1. Membalong

2. Tanjung Pandan

3. Badau

4. Sijuk

5. Selat Nasik

Kabupaten Belitung beribu kota di Tanjung Pandan, memiliki sarana dan prasarana yaitu  bandara bernama Bandara Udara Internasional H.A.S Hanandjoeddin beralamat di jalan Bulu tumbang, Kecamatan Tanjung Pandan, memiliki panjang landasan 3.000 meter, juga memiliki pelabuhan yang bernama Laskar Pelangi di jalan Pelabuhan, Kecamatan Tanjung Pandan. Kabupaten Belitung memiliki fasilitas rumah sakit umum yaitu RSUD dr. H Marsidi Joedono Kecamatan Tanjung Pandan, yang beralamat di jalan Jend Sudirman km.5, Kecamatan Tanjungpandan.

Kabupaten Belitung memiliki hasil bumi berupa bahan galian, yaitu: timah, bijih besi, tanah liat, pasir bangunan, gelas serta kaolin yang diekspor baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri. Kabupaten Belitung menghasilkan rempah-rempah berupa lada yang berkualitas ekspor serta perkebunan sawit yang hasil produksinya sudah diekspor berupa minyak sawit mentah serta banyak lagi hasil pertanian lainnya.Kabupaten Belitung juga kaya dengan hasil lautnya yang juga diekspor ke luar negeri serta sektor pariwisata yang sangat indah terutama pantai dengan pasir yang sangat putih dan keindahan alam lainnya.

Kabupaten Belitung selain kaya akan keindahan pesona alamnya, Kabupaten Belitung memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang begitu menarik, berbagai adat istiadat, tarian tradisional. Suku bangsa sebagian besar penduduk Kabupaten Belitung adalah suku Melayu, sehingga bahasa sehari hari yang digunakan ialah Bahasa Melayu dengan dialek/aksen yang berbeda antara lain Urang Darat dan Melayu Pesisir.

 Kebudayaan Kabupaten Belitung yang paling terkenal dan setiap tahunnya dilaksanakan yaitu  Maras Taun, yang merupakan sebuah perayaan yang dilakukan oleh  masyarakat lokal atas rasa syukur dari  hasil panen perkebunan dan hasil laut, pada saat perayaan sangat identik dengan di bikinnya kue lepat berukuran besar bisa mencapai berat 200 kilogram dengan panjang 3 meter. Biasanya pada saat melakukan perayaan Maras Taun kebudayaan lain juga dilakukan yaitu salah satunya tradisi Makan Bedulang yang merupakan prosesi makan bersama dengan tata cara dan etika tertentu yang diperuntukan bagi empat orang yang duduk bersama dalam satu dulang. Banyak kesenian juga yang ditampilkan pada saat perayaan Maras Taun yaitu berbagai tarian antara lain Tari Lesong Panjang, Tari Campak, Tari Sekapur Sirih dan Tari Sepen .